MANADO | kompasX.com,,, 8 September 2026 — Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Sulawesi Utara mempercepat konsolidasi organisasi sebagai bagian dari persiapan menghadapi agenda politik menuju Pemilu Nasional 2029 dan Pemilu Daerah 2031.
Langkah tersebut dibahas dalam pertemuan di MCC Kota Manado, Selasa (8/9), yang dihadiri Wasekjen DPP Partai Hanura Serfasius Serbaya Manek, S.E., S.H., M.H., Kabid OKK DPP Partai Hanura Ir. Togar Simanjuntak, S.H., Ketua DPD Partai Hanura Sulawesi Utara Apriano Ade Saerang, S.T., M.Si., serta jajaran pengurus DPD Partai Hanura Sulawesi Utara.
Foto : istimewaFokus pembahasan adalah percepatan pelantikan dan konsolidasi struktur Hanura di 15 kabupaten/kota, mulai dari DPC, PAC, ranting hingga anak ranting.
Konsolidasi tersebut tidak hanya menyangkut struktur organisasi, tetapi juga penataan data kepartaian melalui SIPOL dan penguatan sistem internal SIAP Hanura. Struktur yang lengkap dan data yang tertib dipandang sebagai fondasi penting untuk menghadapi tahapan politik mendatang.
Hanura Sulawesi Utara menargetkan konsolidasi ini menghasilkan mesin politik yang aktif hingga tingkat akar rumput, sekaligus memperkuat kaderisasi, jaringan, basis masyarakat dan kesiapan kandidat.
Foto : istimewaTarget politiknya diarahkan secara konkret: membangun kekuatan elektoral hingga mampu membentuk minimal satu fraksi Hanura di DPRD.
Periode 2026–2028 menjadi fase konsolidasi dan penguatan organisasi sebelum menghadapi Pemilu Nasional 2029. Selanjutnya, Hanura akan mempersiapkan diri menghadapi Pemilu Daerah 2031, yang mencakup pemilihan DPRD serta kepala daerah.
Dengan demikian, pelantikan struktur bukan sekadar seremoni. DPC hingga anak ranting dipersiapkan sebagai fondasi mesin politik Hanura Sulawesi Utara untuk menghadapi dua momentum elektoral tersebut.
Bukan Menunggu, Tetapi Membangun
Pemilu 2029 tidak dimenangkan dengan kerja yang baru dimulai pada 2029. Ia dibangun jauh sebelumnya.
Karena itu, Hanura Sulawesi Utara memilih untuk tidak menunggu tahapan politik datang. Struktur dibangun sekarang, data ditertibkan sekarang, kader digerakkan sekarang, dan basis diperkuat sekarang.
Foto : istimewaDari 15 kabupaten/kota hingga anak ranting, seluruhnya diarahkan pada satu tujuan: mengubah konsolidasi organisasi menjadi kekuatan elektoral.
Targetnya bukan sekadar hadir dalam Pemilu 2029. Targetnya adalah menang, merebut ruang representasi politik, dan menghadirkan minimal satu fraksi Hanura di DPRD.
2029 bukan sekadar tahun pemilu. 2029 adalah waktu untuk membuktikan hasil kerja yang dimulai hari ini.
HANURA SULAWESI UTARA — BANGKIT. JAYA. MENANG.
(Johnson)



