YOGYAKARTA | kompasX.com,,, 24 Februari 2026 – Puluhan pendamping kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak (KTPA)
di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengikuti Workshop Skill Booster yang diselenggarakan oleh PW
Fatayat NU DIY. Kegiatan yang berlangsung di Aula DPD RI DIY ini bertujuan untuk meningkatkan
profesionalisme dan kompetensi teknis para pendamping dalam menangani kasus yang semakin kompleks.
Hadir secara istimewa dalam acara tersebut, Ibu Gusti Kanjeng Ratu Hemas yang memberikan keynote speech,
serta jajaran pengurus PWNU DIY dan PW Fatayat NU DIY. Kehadiran tokoh-tokoh kunci ini menegaskan
pentingnya sinergi semua pihak dalam upaya perlindungan perempuan dan anak di DIY.
Latar belakang kegiatan ini adalah tingginya kompleksitas kasus KTPA di DIY, mulai dari kekerasan seksual,
KDRT, kekerasan di pesantren, hingga kekerasan berbasis digital. Para pendamping, yang berasal dari berbagai
elemen seperti LKP3A, Fatayat NU, Muslimat, IPPNU, Satgas Pesantren Ramah Anak, dan paralegal
komunitas, dituntut untuk memiliki kemampuan manajemen kasus, asesmen yang tajam, serta koordinasi lintas
sektor yang kuat.
Workshop ini dirancang secara partisipatif dengan metode paparan materi, diskusi interaktif, studi kasus,
simulasi asesmen, hingga role play manajemen kasus. Para peserta mendapatkan penguatan materi dari para
narasumber berkompeten, termasuk Ibu Masruchah (KUPI) yang membahas perspektif penanganan berbasis
korban, serta Ibu Catur Udi Handayani (UPT PPA Kota Yogyakarta) yang memandu sesi Case Management.
Sesi Upgrade Skill Asesmen yang dipandu oleh fasilitator Rose Merry serta penguatan jejaring respons oleh Yus
Mashfiyah menjadi salah satu agenda yang paling dinantikan. Di akhir sesi, para pendamping bersama-sama
menyusun rencana tindak lanjut untuk memastikan kolaborasi dan peningkatan kualitas layanan pendampingan
di DIY dapat terus berjalan secara berkelanjutan.
Dengan terselenggaranya workshop ini, diharapkan para pendamping kasus KTPA di DIY semakin solid,
profesional, dan mampu menciptakan ekosistem perlindungan yang lebih responsif dan berkeadilan bagi korban.
Kontak Media PW Fatayat NU DIY:
Umu Aiman Siswi (PIC Acara)
081469794705 (WA)
(Red / Erwin)