Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Viral Judi Sambung Ayam di duga Ada Dukungan Oleh Oknum Kepolisian

Kamis, Maret 05, 2026 | Maret 05, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-05T08:45:56Z



KOMPASXCOM SEMARANG – Dugaan praktik perjudian berupa sabung ayam dan permainan dadu "klotok" di wilayah Gembol, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, kembali menjadi sorotan publik. Aktivitas yang disebut-sebut telah berlangsung cukup lama kini viral di berbagai perbincangan warga dan media sosial, karena dinilai masih beroperasi tanpa hambatan berarti.

 

LOKASI PERJUDIAN KERAP DIKUNJUNGI PENJUDI LUAR DAERAH

 

Lokasi perjudian di kawasan Gembol diduga sering menjadi tempat berkumpulnya para penjudi dari berbagai daerah. Warga menyebutkan, aktivitas tersebut biasanya dimulai dengan sabung ayam, kemudian dilanjutkan dengan permainan dadu "klotok" yang menggunakan taruhan uang.

 

Menurut salah satu warga yang meminta identitasnya disamarkan (berinisial J), praktik perjudian tersebut bahkan kerap berlangsung hingga larut malam.


"Kalau sudah ada sabung ayam, biasanya lanjut dadu klotok. Ramai sampai malam, bahkan kadang dari luar daerah juga datang," ungkapnya kepada wartawan pada Jumat (05/03/2026).

 

Ia menambahkan, aktivitas tersebut sudah bukan rahasia lagi di lingkungan sekitar, dan warga bahkan bisa memprediksi pola kegiatan yang berlangsung hampir setiap waktu tertentu.


"Sudah seperti agenda. Sabung ayam dulu, lalu dadu. Taruhannya juga tidak sedikit," lanjutnya.

 

WARGA PERTANYAKAN EFEKTIVITAS PENGAWASAN APARAT

 

Maraknya dugaan praktik perjudian membuat masyarakat mulai mempertanyakan efektivitas pengawasan aparat penegak hukum di Kabupaten Semarang. Sejumlah warga menilai, jika kegiatan tersebut berlangsung secara terbuka dan rutin, maka mustahil tidak terdeteksi oleh pihak berwenang.

 

"Kalau memang serius diawasi, seharusnya sudah lama ditindak. Ini kok seperti dibiarkan saja," ujar salah satu warga lainnya.

 

Kekhawatiran masyarakat bukan tanpa alasan. Selain dianggap melanggar hukum, praktik perjudian juga berpotensi memicu berbagai persoalan sosial, mulai dari konflik antar pemain, peredaran uang ilegal, hingga kekhawatiran anak-anak muda yang ikut terpengaruh

.

"Anak-anak muda bisa ikut-ikutan. Awalnya cuma nonton, lama-lama ikut taruhan. Ini yang kami khawatirkan," jelas warga.

 

ADUAN SUDAH SAMPAI KE WAKAPOLRES, TAPI BELUM ADA TINDAKAN NYATA

 

Informasi mengenai aktivitas perjudian tersebut sudah pernah disampaikan warga kepada jajaran kepolisian. Salah satu narasumber menyebutkan, laporan telah dikirim melalui pesan WhatsApp kepada Wakapolres Semarang, Erwin Chan Siregar.

 

Dalam pesan tersebut, warga menyampaikan informasi terkait dugaan praktik perjudian di Gembol, dan mendapatkan balasan singkat dari Wakapolres: "Terima kasih infonya mas." Namun, hingga kini warga menilai belum terlihat adanya tindakan nyata di lapangan.

 

"Memang dibalas terima kasih informasinya, tapi sampai sekarang aktivitasnya masih jalan terus," ujar narasumber.

 

PUBLIK SOROT KETEGASAN PENEGAKAN HUKUM


Situasi ini membuat sebagian masyarakat menyoroti penanganan hukum di Kabupaten Semarang, khususnya terkait dugaan perjudian yang dinilai masih berlangsung. Warga berharap aparat kepolisian tidak menutup mata terhadap persoalan tersebut, terlebih setelah informasi sudah disampaikan secara langsung oleh masyarakat.

 

"Kalau memang sudah ada laporan, seharusnya ada langkah cepat. Jangan sampai kesannya hanya menerima informasi, tapi di lapangan tidak ada tindakan," kata warga lainnya.

 

Beberapa tokoh masyarakat juga mendesak agar jika terdapat dugaan keterlibatan oknum, maka harus diusut secara transparan demi menjaga kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.


"Kalau ada oknum, harus dibuka terang-benderang. Jangan sampai citra institusi rusak karena ulah segelintir orang," tegas seorang warga.

 

MENANTI LANGKAH TEGAS APARAT

Sampai berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi lanjutan dari pihak Polres Semarang mengenai langkah penindakan terhadap dugaan praktik perjudian sabung ayam dan dadu "klotok" di wilayah Gembol.

 

Masyarakat kini menanti ketegasan dan transparansi dari aparat penegak hukum agar persoalan ini tidak terus berlarut-larut. Warga berharap aparat dapat segera melakukan penertiban demi menjaga keamanan, ketertiban, serta marwah penegakan hukum di wilayah Kabupaten Semarang.

 

"Harapan kami sederhana, lingkungan bersih dari judi dan hukum benar-benar ditegakkan," pungkas salah satu warga.

×
Berita Terbaru Update