Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Langkah Berani! Kepala SDN Talunombo Wonosobo Kembalikan Uang Iuran Wali Murid dan Hentikan Jual LKS

Rabu, Januari 14, 2026 | Januari 14, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-14T08:55:25Z

 

Foto : Bersama Arwa Kinasih, S.Pd., M.Pd., Kepala Sekolah SD Negeri Talunombo, Kecamatan Sapuran. Setelah memberikan Keterangan
WONOSOBO |KompasX.com– Di tengah isu mahalnya biaya pendidikan, sebuah langkah "anti-mainstream" diambil oleh Arwa Kinasih, S.Pd., M.Pd., Kepala Sekolah SD Negeri Talunombo, Kecamatan Sapuran. Dengan penuh komitmen, ia secara resmi mengembalikan uang iuran atau sumbangan yang sebelumnya telah disetorkan wali murid kepada pihak sekolah.

 

Tidak hanya mengembalikan uang, Arwa juga mengambil kebijakan tegas: Menghapus total penjualan Lembar Kerja Siswa (LKS) di lingkungan sekolah. Langkah ini diambil demi memastikan pendidikan di SDN Talunombo berjalan bersih, transparan, dan sepenuhnya mematuhi aturan pemerintah.

 

Optimalisasi Dana BOS: Pendidikan Tanpa Beban

Arwa Kinasih menegaskan bahwa ke depan, kebutuhan belajar siswa akan dipenuhi melalui optimalisasi Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Orang tua kini tidak perlu lagi merogoh kocek untuk membeli buku panduan pembelajaran.

 

“Kami akan mengoptimalkan buku panduan yang dibiayai Dana BOS. Untuk latihan soal, sekolah akan menyusun LKS secara mandiri yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik. Proses belajar tetap efektif tanpa harus membebani wali murid dengan biaya tambahan,” tegasnya.

 

Tuai Apresiasi Luas: Contoh Bagi Sekolah Lain

Keberanian Kepala SDN Talunombo ini langsung memicu reaksi positif. Sugiyono, SH, perwakilan dari Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat (LPKSM) Kresna Cakra Nusantara, memberikan apresiasi setinggi-tingginya.

 

“Ini adalah langkah yang langka dan luar biasa. Kepala sekolah menunjukkan integritas tinggi dengan menjalankan pendidikan sesuai aturan. Ini harus menjadi pilot project atau contoh nyata bagi sekolah-sekolah lain di Wonosobo bahkan di Indonesia,” ujar Sugiyono.

 

Integritas Sebagai Napas Pendidikan

Kebijakan ini bukan sekadar soal pengembalian uang, melainkan pesan kuat tentang profesionalisme dan kepedulian terhadap kondisi ekonomi masyarakat pedesaan. SDN Talunombo kini bertransformasi menjadi simbol sekolah yang mengedepankan integritas di atas kepentingan komersial.

 

Dengan langkah ini, diharapkan tidak ada lagi sekat finansial yang menghalangi anak-anak di Desa Talunombo untuk meraih pendidikan dasar yang berkualitas dan merata.

 

Laporan: Edvin Riswanto

KompasX.com

×
Berita Terbaru Update