Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Dari Gunungkidul ke Seoul: Kisah Binar Atmaja, Anak Guru yang Jadi Pembicara Teknologi di Panggung Dunia

Jumat, Februari 20, 2026 | Februari 20, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-20T16:44:07Z
.                    foto : istimewa

GUNUNGKIDUL | kompasX.com– Perjalanan menuju panggung internasional tidak selalu harus dimulai dari megahnya kota metropolitan. Hal ini dibuktikan oleh Binar Atmaja, seorang pemuda asal Gunungkidul, Yogyakarta, yang baru saja mencetak prestasi membanggakan dengan menjadi pembicara di ajang bergengsi Seoul Asia Urban Lighting Conference di Korea Selatan.
Acara tahunan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Metropolitan Seoul dan LUCI Association ini merupakan forum strategis bagi para pengambil kebijakan, arsitek, dan ahli teknologi se-Asia untuk membahas masa depan pencahayaan perkotaan yang berkelanjutan.

.                   foto : istimewa

Fondasi dari Keluarga Pendidik
Lahir dan besar di lingkungan yang jauh dari pusat teknologi dunia, Binar tumbuh dalam keluarga pendidik. Kedua orang tuanya adalah guru Sekolah Dasar (SD) yang menanamkan nilai disiplin dan rasa ingin tahu yang tinggi.
Nilai-nilai inilah yang menjadi modal utama Binar dalam meniti karier sebagai programmer. Ia belajar secara otodidak hingga akhirnya mampu menembus pasar kerja internasional.
"Pendidikan dan keberanian bermimpi adalah fondasi yang membuat batas geografis tidak lagi menjadi penghalang," ungkapnya.

.                  foto : istimewa

Jejak Langkah: Dari Hobi Travelling hingga Karier di Singapura
Ada dua elemen penting yang membentuk perspektif global Binar:
Eksplorasi Sejak SMA: Kegemarannya bepergian lintas negara sejak usia sekolah membentuk pola pikir yang terbuka dan adaptif.
Karier di Singapura: Saat ini, Binar bekerja di salah satu perusahaan teknologi di Singapura. Pengalaman bekerja di pusat finansial Asia ini mengasah kemampuannya dalam kolaborasi lintas budaya dan pengembangan solusi digital terapan.
Misi di Seoul: Teknologi untuk Manusia
Dalam konferensi di Seoul, Binar membawa perspektif unik mengenai integrasi teknologi seperti AI (Artificial Intelligence) dan IoT (Internet of Things) dalam infrastruktur perkotaan.
Sebagai seorang praktisi teknologi, ia menekankan bahwa inovasi harus fungsional dan relevan dengan konteks sosial budaya setempat. Baginya, teknologi bukan sekadar kode, melainkan solusi nyata bagi kehidupan manusia.

.                    foto : istimewa

Detail Konferensi Keterangan
Nama Acara Seoul Asia Urban Lighting Conference
Lokasi Seoul, Korea Selatan
Penyelenggara Pemerintah Metropolitan Seoul & LUCI Association
Topik Utama AI, IoT, Nightscape, & Keberlanjutan Kota
Inspirasi untuk Anak Daerah
Kehadiran Binar di panggung dunia adalah pesan kuat bagi generasi muda di pelosok Indonesia. Ia membuktikan bahwa asal daerah bukan penentu batas pencapaian seseorang.
“Bagi saya, ini bukan hanya tentang berbicara di luar negeri, tetapi tentang membawa cerita dari Gunungkidul ke forum dunia,” pungkas Binar. Ia berharap kisahnya dapat memotivasi anak muda lainnya untuk terus belajar, menguasai teknologi, dan berani menjelajah dunia.

(Red/Erwin)
×
Berita Terbaru Update