Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Dinas Pariwisata DIY Gelar Sosialisasi Pariwisata Ramah Muslim 2026 di Kawasan Alun-Alun Utara

Rabu, April 15, 2026 | April 15, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-15T00:18:38Z
.                   foto : istimewa

YOGYAKARTA | kompasX.com– Dalam upaya memperkuat posisi Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai destinasi inklusif, Dinas Pariwisata DIY menyelenggarakan agenda "Sosialisasi Pariwisata Ramah Muslim 2026". Acara ini dilaksanakan pada Senin, 13 April 2026, bertempat di Gedung PDHI, Jl. Alun-Alun Utara, Ngupasan, Kec. Gondomanan, Kota Yogyakarta.
Pemilihan lokasi yang berada di jantung budaya Yogyakarta ini menjadi simbolis, mengingat salah satu materi utama berkaitan erat dengan sejarah Mataram Islam.
.                    foto : istimewa

 Acara dibuka secara resmi oleh jajaran pimpinan Dinas Pariwisata DIY dengan menghadirkan para pemangku kepentingan, mulai dari asosiasi perhotelan hingga pengelola desa wisata.
Fokus Kebijakan dan Standar Layanan
Sosialisasi ini menghadirkan empat narasumber pakar untuk memberikan pemahaman komprehensif bagi para pelaku industri:
Bapak Rifki Listianto, S.Si., M.Sc. (DPRD DIY): Menekankan pentingnya kebijakan pemerintah daerah dalam memayungi sektor pariwisata ramah muslim agar memiliki landasan hukum yang kuat.
Bapak Ghifari Yuristiadhi Masyhari Makhasi (MES DIY/UGM): Membedah capaian Indonesia Muslim Travel Index (IMTI) 2025 serta implementasi 3 layanan dasar sesuai regulasi Kemenparekraf 2024.

.                   foto : istimewa 

Mengangkat Tren Dunia dan Sejarah Lokal
Selain aspek teknis, para peserta juga diajak melihat peluang pasar global dan kekayaan historis Yogyakarta:
Bapak Dr. Revianto Budi Santosa (Ketua Tim Ahli Cagar Budaya Sleman): Memaparkan data mengenai peningkatan tren wisata ramah muslim di kancah dunia yang harus ditangkap sebagai peluang ekonomi.
Bapak Irfan Afifi (Budayawan): Mengulas potensi wisata melalui jejak peninggalan Kerajaan Mataram Islam dan Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat sebagai daya tarik wisata religi dan sejarah yang unik.

.                    foto : istimewa

Sinergi Pelaku Pariwisata
Kegiatan yang berlangsung dari pukul 12.00 hingga 17.00 WIB ini diikuti secara antusias oleh perwakilan dari PHRI, ASITA, ASTINDO, PUTRI, HPI, serta anggota Pokdarwis dari berbagai wilayah di Yogyakarta.
Dengan dilaksanakannya sosialisasi ini di Gedung PDHI, diharapkan para pelaku pariwisata yang hadir dapat langsung merasakan atmosfer sejarah dan segera mengimplementasikan standar pelayanan ramah muslim guna meningkatkan kenyamanan wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta.

(Red/ Erwin)
×
Berita Terbaru Update