Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Wujudkan Kepedulian Lingkungan, Ganjarist Yogyakarta Gelar Aksi Jalan Sehat dan Resik-Resik Alun-Alun Kidul

Kamis, April 23, 2026 | April 23, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-22T17:17:19Z
.                    foto : istimewa

YOGYAKARTA | kompasX.com– Relawan Ganjarist Yogyakarta kembali menunjukkan aksi nyata dalam menjaga kelestarian ikon kota hari Rabu, 22 April 2026 melalui kegiatan olahraga jalan kaki yang dipadukan dengan aksi bersih-bersih lingkungan yang kali ini diadakan di kawasan Alun-Alun Kidul (Alkid) Yogyakarta.

Kegiatan yang diikuti oleh 12 anggota ini merupakan bagian dari program Ganjarist Tetulung, sebuah inisiatif sosial yang berfokus pada aksi gotong royong. Aksi yang dimotori oleh "Arie Moel", sebagai bentuk komitmen rutin Ganjarist untuk membantu masyarakat, komunitas, hingga Pemerintah Daerah.

.                    foto : istimewa

"Pancasila dalam Tindakan Nyata"

Semangat kegiatan ini terpancar dari kehadiran para anggotanya, termasuk "Budhe Suharyati", salah satu anggota senior Ganjarist Yogyakarta. Meski sudah tidak muda lagi, ia tetap tampak bersemangat menyisir area Alun-Alun.

_"Saya bergabung dan terus bergerak bersama Ganjarist karena adanya kesamaan visi, misi, dan nilai-nilai yang dijunjung. Bagi saya, kegiatan seperti ini adalah aplikasi nyata dari pengamalan nilai-nilai Pancasila, gotong royong dan peduli sesama. Selama raga masih mampu, saya akan terus ikut bergerak,"_ ungkap Budhe Suharyati dengan penuh semangat.

.                    foto : istimewa

"Tinjauan Budaya dan Keberlanjutan"

Senada dengan hal tersebut, "Astuti Handayani", anggota Ganjarist yang juga merupakan seorang Kandidat Doktor Kebudayaan, memberikan pandangannya mengenai relevansi kegiatan ini dari sisi kultural.

_"Kegiatan Ganjarist Tetulung ini sangat selaras dengan nilai-nilai budaya kita. Alun-Alun bukan sekadar ruang terbuka, tapi merupakan simbol kebudayaan dan pusat interaksi warga. Menjaganya tetap bersih melalui aksi kolektif adalah bentuk pelestarian kebudayaan non-bendawi, yakni menjaga harmoni antara manusia dengan lingkungannya,"_ jelas Astuti Handayani.

.                   foto : istimewa

"Komitmen Ganjarist Tetulung"

Arie Moel menegaskan bahwa program Tetulung akan terus menjadi agenda rutin. _"Kami ingin membudayakan gaya hidup sehat sekaligus memberikan dampak positif langsung bagi kota Yogyakarta. Kami terbuka untuk membantu pihak manapun, baik perorangan maupun mendukung program lingkungan pemerintah,"_ pungkasnya.

Kegiatan ditutup dengan pengumpulan sampah yang berhasil dipungut untuk dibuang ke tempat pembuangan. 

Ganjarist Yogyakarta berkomitmen akan terus menjalankan aksi serupa di berbagai titik strategis lainnya di DIY secara konsisten.

(Red / Erwin)
×
Berita Terbaru Update