Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Djihan Hardjanto Nahkodai IOF Purworejo 2025-2029, Siap Perkuat Aksi Sosial dan Kemanusiaan

Sabtu, Mei 09, 2026 | Mei 09, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-09T12:58:23Z

 

Foto : istimewa
Purworejo  | KompasX.Com – Pelantikan dan pengukuhan Pengurus Cabang Indonesia Off-Road Federation (IOF) Purworejo periode 2025-2029 dilaksanakan di Bukit Besek, Desa Kalipancer, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Sabtu 9 Mei 2026.

Pelantikan dipimpin oleh jajaran Indonesia Off-Road Federation Pengda Jawa Tengah. Susunan pengurus baru terdiri dari Pelindung: Bupati Purworejo, Kapolres Purworejo, Dandim 0708/Purworejo, dan Hardjanto atau Ki Lurah Off-road. Dewan Penasehat: Muh Mustofa, Normansyah Alami, Triyanto. Ketua: Djihan Hutama Hardjanto, Sekretaris: Teguh Saryono, Wakil Sekretaris: Ajeng Laras Wulandari, Bendahara: Kusno.

Kegiatan tersebut merupakan pelantikan dan pengukuhan pengurus baru IOF Pengcab Purworejo untuk masa bakti 2025-2029 sebagai awal tanggung jawab kepengurusan baru.

Ketua IOF Pengcab Purworejo, Djihan Hardjanto, menyampaikan bahwa IOF bukan sekadar hobi off-road, tetapi juga tentang kebersamaan, solidaritas, serta kontribusi kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Djihan Hardjanto mengucapkan terima kasih kepada pengurus sebelumnya atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan.

“Saya sebagai ketua pengcab termuda di Jawa Tengah dan meminta dukungan anggota,” katanya.


Djihan menegaskan kesiapannya memimpin organisasi karena memiliki pengalaman menguasai kendaraan 4x4 maupun 2x1 serta mampu meluangkan waktu untuk organisasi.

“Selain off-road, bakti sosial merupakan kegiatan yang rutin dilakukan. IOF Purworejo saat ini memiliki lebih dari 1.000 anggota,” ucapnya.

Ketua IOF Pengda Jawa Tengah, Rommel Yachya, menyampaikan bahwa tagline IOF saat ini adalah off-road bukan sekadar hobi, tetapi sarana untuk mengabdi.

“IOF juga bergerak di bidang kemanusiaan, SAR, dan kebencanaan. Setiap enam bulan, IOF mengadakan pelatihan bersama Basarnas dan BPBD untuk mengemudi mobil 4x4 dan 2x1 sebagai sarana saat terjadi bencana,” katanya.

Rommel mencontohkan, saat bencana di Tapanuli dan Aceh pada akhir November hingga pertengahan Desember lalu, IOF Jawa Tengah mengirimkan relawan terbanyak.

“Hingga kini, masih ada anggota yang membantu membangun hunian sementara di Aceh,” tegasnya.

Sementara itu, Dewan Pengawas IOF Pusat, Hardjanto atau Ki Lurah Off-road, mengatakan pelantikan ini menjadi awal yang baik untuk memberikan kontribusi di bidang sosial maupun pariwisata.

“IOF banyak membantu masyarakat, seperti pembangunan jembatan dan bantuan air bersih, serta terlibat dalam ketahanan pangan dan antisipasi kekeringan di Purworejo,” katanya.

Ia berpesan agar IOF Purworejo terus bersinergi dengan seluruh instansi sesuai slogan “sek penting tandang ura perlu kondang”, yang berarti yang penting dikerjakan tanpa harus mencari popularitas.

Mewakili Bupati Purworejo Yuli Hastuti, Kepala Dinporapar Kabupaten Purworejo Bangun Erlangga Ibrahim menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus baru.

“Saya berharap IOF tidak hanya menjadi wadah pecinta off-road, tetapi juga berperan mempererat kebersamaan, membantu masyarakat, dan menumbuhkan kepedulian sosial,” kata Bangun.

Menurutnya, IOF telah teruji dan terbukti aktif dalam kegiatan kemanusiaan dan sosial di tengah masyarakat.

Laporan : Edvin

×
Berita Terbaru Update