Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Kapolres Purworejo Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi: Jalan Hidup Petani, Kunci Kokohnya Ketahanan Pangan

Jumat, Juni 05, 2026 | Juni 05, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-05T06:06:57Z

 

Foto : peresmian Jembatan Merah Putih Presisi di Dusun Sembuh, Desa Kebongunung, Kecamatan Loano, pada Kamis pagi (04/06/2026). Dipimpin langsung oleh Kapolres Purworejo AKBP Windy Syafutra,
PURWOREJO | KompasX.Com – Polres Purworejo kembali menorehkan bukti nyata bahwa kehadiran kepolisian tak hanya soal menjaga keamanan, tapi juga merangkul kesejahteraan warga. Semangat itu terwujud lewat peresmian Jembatan Merah Putih Presisi di Dusun Sembuh, Desa Kebongunung, Kecamatan Loano, pada Kamis pagi (04/06/2026). Dipimpin langsung oleh Kapolres Purworejo AKBP Windy Syafutra, momen ini menjadi harapan baru bagi ribuan jiwa.

 

Hadir menyemarakkan acara, Wakil Kapolres Kompol Nana Edi Sugito, S.H., jajaran pejabat utama, Kapolsek Loano IPTU Utomo, hingga Kepala Desa Kebongunung Fatah Kusumo Handogo, S.E.

 

Lebih dari sekadar tumpukan beton dan besi, jembatan sepanjang 18 meter (23 meter total konstruksi) dan lebar 1,5 meter ini ibarat "urat nadi" yang menyambungkan harapan. Ia membuka akses langsung dari jalan utama menuju hamparan lahan pertanian, sekaligus menjadi jembatan penghubung vital menuju Desa Maron.

 

Perubahan besar kini terasa nyata:

✅ Menyentuh Banyak Hati: Manfaatnya dirasakan oleh 60 kepala keluarga atau sekitar 150 jiwa.

✅ Hemat Waktu Berlipat: Waktu tempuh yang dulu memakan waktu lama, kini memangkas perjalanan hingga 20–25 menit.

✅ Jarak Jadi Lebih Dekat: Perjalanan antarwilayah kini cukup ditempuh dalam 15–20 menit saja.

 

Dalam sambutannya, AKBP Windy Syafutra menegaskan bahwa bangunan ini lahir dari semangat kebersamaan. Dulunya terbawa arus sungai, kini kembali berdiri kokoh berkat sinergi erat antara Polri, TNI, pemerintah desa, dan gotong royong warga.

 

“Ini bukan sekadar bangunan, tapi simbol persatuan. Berkat komunikasi dan kerja sama yang solid, kita bangun kembali apa yang dibutuhkan bersama. Kini kami serahkan sepenuhnya kepada Pemerintah Desa Kebongunung untuk dijaga dan dimanfaatkan sebaik-baiknya demi kemaslahatan bersama,” ujarnya.

 

Lebih jauh, Kapolres menambahkan bahwa jembatan ini juga dirancang sebagai bagian dari Jalan Usaha Tani yang terintegrasi, agar sektor pertanian setempat bisa tumbuh lebih kuat dan mandiri.

 

Rasa syukur tak terkira disampaikan oleh Kepala Desa Fatah Kusumo Handogo. Baginya, jembatan ini adalah jawaban nyata atas keluh kesah para petani yang selama ini kesulitan mengangkut hasil panen di seberang sungai.

 

“Terima kasih sebesar-besarnya kepada Polres Purworejo. Ini sangat berarti bagi kami, terutama untuk memudahkan pertanian dan menjalin hubungan antarwilayah. Semoga Polres Purworejo senantiasa sukses dalam melayani dan mengayomi masyarakat,” tuturnya tulus.

 

Peresmian ditutup dengan doa bersama dan pemotongan tumpeng sebagai simbol berkah. Kini, dengan berdirinya Jembatan Merah Putih Presisi, harapan pun tumbuh: distribusi hasil panen makin lancar, kesejahteraan petani meningkat, dan ketahanan pangan di Loano pun semakin kokoh berdiri.

 

Laporan : Edvin Riswanto

×
Berita Terbaru Update