YOGYAKARTA | kompasX.com, 17 Juni 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Yoga Internasional 2026, Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia melalui Museum dan Cagar Budaya, bekerja sama dengan Prana Bhuwana (Outdoor Yoga Jogja), menyelenggarakan "Candi Ijo Heritage Wellness Retreat".
Kegiatan yang mengusung tema "Yoga, Heritage, and Inner Harmony" ini akan dilaksanakan pada hari Senin, 22 Juni 2026, bertempat di kawasan kompleks Candi Ijo, Sleman, Yogyakarta. Berada di titik candi tertinggi di Yogyakarta, acara ini dirancang khusus untuk menghadirkan sebuah "ruang jeda" bagi masyarakat modern agar dapat menyelaraskan kembali tubuh, pikiran, dan jiwa di tengah keagungan warisan budaya adiluhung Nusantara.
Rangkaian kegiatan akan memanfaatkan momentum transisi waktu senja yang magis untuk mendukung proses meditasi yang mendalam. Acara ini terbuka untuk pecinta yoga, penggiat kesehatan holistik, serta masyarakat umum yang ingin merasakan langsung sinergi antara kesadaran diri (mindfulness) dan vibrasi energi warisan leluhur.
"Di antara batu-batu candi yang telah melampaui zaman, kita diajak untuk merasakan kembali kebijaksanaan yang hidup dalam setiap napas—menemukan keseimbangan antara warisan budaya, kesadaran diri, dan harmoni dengan semesta. Ini bukan sekadar olahraga, melainkan sebuah perjalanan budaya untuk merawat diri melalui napas, keheningan, dan kebijaksanaan warisan leluhur."
Peserta tidak hanya akan berinteraksi melalui gerakan fisik semata, melainkan akan diajak menyusuri jejak sejarah melalui Heritage Tour guna memahami nilai filosofis Candi Ijo. Sesi kemudian dilanjutkan dengan praktik Yoga & Pranayama untuk membangun keseimbangan energi, serta pemulihan psikologis melalui Meditasi & Sound Healing yang memanfaatkan getaran suara harmonis di tengah keheningan alam. Seluruh rangkaian ini akan ditutup dengan Sunset Contemplation, sebuah momen refleksi diri sambil menikmati panorama matahari terbenam yang spektakuler dari atas bukit Candi Ijo.
Rangkaian Rencana Kegiatan Spiritual dan Kebudayaan
Seluruh rangkaian retreat spiritual ini akan dimulai tepat pada pukul 15.00 WIB dengan sesi pembuka berupa Heritage Tour Candi Ijo. Pada sesi berdurasi satu jam ini, para peserta akan diajak berjalan kaki menelusuri kompleks candi untuk membedah sejarah, nilai filosofis, serta warisan luhur kebudayaan yang tersurat pada setiap relief dan arsitektur kuno bangunan tersebut. Menjelang pukul 16.00 WIB, suasana akan beralih menjadi lebih tenang dengan dimulainya sesi Yoga & Pranayama. Dipandu oleh instruktur I Ketut Artana dari Perkumpulan Penekun Yoga Budaya Nusantara (PPYBN) selama 45 menit, peserta dipandu melakukan praktik gerakan yoga fisik (asana) serta teknik olah pernapasan khusus yang bertujuan membangun harmoni serta keseimbangan utuh antara energi tubuh dan pikiran.
Selanjutnya, tepat pada pukul 16.45 WIB, retreat akan memasuki fase pemulihan batin terdalam melalui sesi meditasi dibimbing oleh dr.Fransisca Herin A.P., M.Biomed(AAM), CHt dari Forest Therapy Indonesia dan Sound Healing oleh Poppy Judith dari Swara Shanti. Sesi relaksasi mendalam ini memanfaatkan terapi getaran suara harmonis yang berpadu dengan keheningan alam sekitar guna menumbuhkan ketenangan jiwa, melepaskan timbunan stres, dan membangun kesadaran diri secara penuh (mindfulness). Sebagai puncak sekaligus penutup dari seluruh rangkaian acara pada pukul 17.30 WIB, para peserta akan diajak mengikuti sesi Sunset Contemplation. Di bawah langit senja, peserta dapat menikmati keindahan panorama matahari terbenam yang magis dari titik tertinggi Yogyakarta sembari melakukan refleksi akhir dan mengukuhkan kedamaian batin sebelum kegiatan berakhir pada pukul 18.00 WIB.
Kegiatan ini terselenggara berkat dukungan penuh dari berbagai mitra dan kolaborator lokal yang peduli pada pelestarian warisan budaya dan kesejahteraan holistik, di antaranya Teras Watu, Jamu Bathok Bu Kawit, Hotel VRATA, Wastraning Indonesia, serta media partner Wellnessantara dan Lokalpress.id.
(Red / Johnson)
