YOGYAKARTA | kompasX.com,,,,, Yogyakarta selalu memiliki cara untuk memikat dunia. Dari warisan budaya, kekayaan sejarah, keramahan masyarakat, hingga ragam destinasi yang terus tumbuh, Jogja bukan sekadar tujuan perjalanan, tetapi sebuah pengalaman yang selalu dirindukan.
Kini, sebuah momentum besar kembali hadir melalui keberadaan Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) yang menjadi pintu gerbang baru bagi pergerakan wisatawan dari berbagai penjuru dunia. Namun, sebuah gerbang tidak akan bermakna tanpa jalan yang menghubungkan para tamu dengan destinasi dan pelaku pariwisata yang ada di dalamnya.
Di sinilah pentingnya kolaborasi.
Enam hari menuju Forum Koordinasi Strategis Kepariwisataan bertema “Kolaborasi Ekosistem YIA: Menghubungkan Destinasi dan Pelaku Pariwisata”, berbagai pemangku kepentingan mulai menyatukan langkah. Pemerintah, pengelola bandara, asosiasi pariwisata, pelaku usaha destinasi, hingga komunitas wisata akan duduk bersama mencari strategi terbaik untuk menjadikan YIA sebagai penggerak utama pertumbuhan pariwisata Yogyakarta dan sekitarnya.
Forum yang digagas oleh DPD Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (PUTRI) Daerah Istimewa Yogyakarta ini bukan hanya sekadar pertemuan, melainkan sebuah upaya membangun konektivitas, memperkuat promosi, membuka peluang bisnis, serta menciptakan ekosistem pariwisata yang saling mendukung.
Sebab masa depan pariwisata tidak dapat dibangun oleh satu pihak saja. Ia membutuhkan sinergi, keberanian berinovasi, dan kesamaan visi agar setiap wisatawan yang tiba di YIA mendapatkan pengalaman terbaik, sementara setiap pelaku usaha wisata mendapatkan peluang berkembang yang lebih besar.
Peluang itu semakin terbuka lebar. Rencana hadirnya rute penerbangan langsung YIA–Guangzhou, Tiongkok, serta pengembangan pasar wisatawan India menjadi sinyal bahwa Yogyakarta memiliki kesempatan untuk memperluas jangkauan ke pasar internasional.
Pertanyaannya bukan lagi apakah wisatawan dunia akan datang, tetapi seberapa siap Yogyakarta menyambut mereka.
Melalui forum strategis ini, Yogyakarta ingin memastikan bahwa setiap langkah kedatangan wisatawan dari YIA dapat tersambung dengan destinasi, budaya, ekonomi kreatif, dan masyarakat yang menjadi kekuatan utama pariwisata Jogja.
Karena ketika bandara terhubung dengan destinasi, ketika pelaku wisata bergerak dalam satu arah, dan ketika semua elemen bersatu dalam satu ekosistem, maka Yogyakarta tidak hanya menjadi tujuan wisata — tetapi menjadi pengalaman dunia yang terus dikenang.
Yogyakarta bersiap. YIA membuka pintu. Dan kolaborasi menjadi kunci menuju pariwisata masa depan.
(Johnson)
