Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Berbekal Pengalaman 28 Tahun, Toppreneurs Global Indonesia Cetak Wirausaha Muda Lewat Jalur CSR

Senin, Januari 26, 2026 | Januari 26, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-25T22:54:46Z
YOGYAKARTA | kompasX.com
 Bagi banyak orang, memulai bisnis seringkali terbentur tembok besar bernama modal dan strategi. Namun, bagi Toppreneurs Global Indonesia, hambatan tersebut justru menjadi peluang untuk berbagi melalui ekosistem kewirausahaan yang mereka bangun.
Berbasis di Jalan Ahmad Wahid, Banguntapan, Bantul, perusahaan yang sudah berkiprah selama hampir 28 tahun ini memposisikan diri bukan sekadar sebagai Event Organizer (EO), melainkan sebuah "Sekolah Bisnis" yang aplikatif.
Menepis Hambatan Modal dengan Sistem Kolaborasi
Dalam sesi wawancara, Al-Ikhlas dari Toppreneurs Global Indonesia mengungkapkan bahwa mereka memiliki visi besar untuk membantu wirausaha muda berkembang tanpa harus terbebani biaya tinggi di awal. Melalui program yang berbasis Corporate Social Responsibility (CSR), Toppreneurs menawarkan pendampingan yang unik.
"Kami menyumbangkan ide, tenaga, dan ilmu. Siapa saja bisa jadi entrepreneur selama ada kemauan," ujar Al-Ikhlas.
Sistem yang ditawarkan cukup berani:
Pendampingan Gratis: Memberikan jasa manajemen dan sistem secara cuma-cuma selama tiga bulan pertama sebagai masa pembuktian.
Sistem Bagi Hasil: Biaya atau keuntungan hanya dibicarakan setelah terjadi kerja sama bisnis (B2B) atau proyek yang menghasilkan.
Akses ke Pabrikan: Membantu pelaku usaha mendapatkan stok barang atau jasa langsung dari sumbernya melalui sistem funding dan bagi hasil.
Digital Branding: Dari Animasi Hingga Sertifikasi BNSP
Toppreneurs sadar bahwa di era digital, penampilan visual adalah kunci. Oleh karena itu, mereka membekali klien dengan profil perusahaan dalam bentuk animasi 2D dan 3D, serta penggunaan perangkat lunak pemasaran (marketing tools) yang mutakhir.
Tak hanya soal alat, pengembangan SDM juga menjadi prioritas melalui program The Job Training. Program ini melatih peserta untuk menguasai public speaking dan personal branding, yang puncaknya dibuktikan dengan sertifikasi resmi dari BNSP.
Hingga saat ini, rekam jejak Toppreneurs tidak main-main. Mereka telah menangani lebih dari 30 perusahaan dan mendistribusikan sekitar 172.000 sertifikat kepada para peserta didiknya.
Membangun Blueprint Bisnis yang Terukur
Bagi pelaku usaha yang sudah berjalan namun merasa "stuck", Toppreneurs menawarkan pembenahan manajemen total. Mulai dari pembuatan blueprint perusahaan hingga penataan legalitas, semua didampingi selama satu tahun penuh untuk memastikan bisnis tersebut mandiri dan berkelanjutan.
"Kami membantu mereka yang ingin punya badan usaha resmi namun terkendala operasional. Kami dampingi sampai tuntas," tutup Al-Ikhlas.
(Red/Erwin)
×
Berita Terbaru Update