BANTUL | kompasX.com– Bagi para pencinta tantangan, olahraga motor cross atau trabas adalah cara terbaik untuk menguji nyali. Salah satu sosok sentral di balik geliat komunitas ini di Bantul adalah Heru Cokro, atau yang lebih akrab disapa dengan panggilan Heru Jagal.
Dalam wawancara santai pada Minggu (15/3), Heru Jagal yang juga menjabat sebagai Ketua Pengcab IOF (Indonesia Off-Road Federation) Bantul, membagikan kisah perjalanan komunitas Nggroso Academy.
Eksistensi Sejak 2009
Hobi yang berawal dari kekaguman masa kecil ini akhirnya berkembang menjadi sebuah komunitas solid. "Dulu namanya Torsi, sudah terbentuk sejak tahun 2009. Sekarang kami lebih dikenal sebagai Nggroso Academy," ungkap Heru Jagal.
Komunitas ini rutin menjajal jalur-jalur ekstrem di wilayah Bantul, mulai dari sungai hingga perbukitan, terutama saat akhir pekan untuk melepas penat sekaligus berolahraga.
Menaklukkan Jalur Nogosari dan Mangunan
Untuk agenda kali ini, Heru Jagal memimpin rekan-rekannya melintasi kawasan Nogosari hingga Mangunan. Jalur ini dipilih karena menawarkan kombinasi medan yang menantang sekaligus pemandangan alam yang asri. Kegiatan dimulai siang hari dan biasanya berakhir menjelang petang.
Pesan Keselamatan: Ukur Kemampuan Diri
Sebagai sosok senior di dunia off-road, Heru Jagal tak henti-hentinya mengingatkan pentingnya keselamatan dalam olahraga ekstrem ini.
"Safety riding adalah yang utama. Kita harus bisa mengukur kemampuan diri sendiri. Kalau medan dirasa terlalu berbahaya atau di luar batas kemampuan, jangan dipaksakan," tegasnya.
(Red / Erwin )