Inovasi GINASTEL: Sekolah Terpadu Lansia Resmi Dibuka di Dusun Paduresan Imogiri
IMOGIRI, BANTUL 20 Januari 2026
Semangat belajar dan menjaga kesehatan di masa tua terus digelorakan di wilayah Kepanewon Imogiri. Hal ini terbukti dengan peresmian pembukaan Sekolah Terpadu Lansia "Ginastel Giri Wreda Peduresan" yang bertempat di Pendopo Katmiyatan, Dusun Paduresan, Kelurahan Imogiri, Kepanewon Imogiri, Bantul.
Acara yang berlangsung di kediaman Ibu Dukuh Paduresan ini merupakan bagian dari pengembangan program GINASTEL (Gigi Sehat Badan Kuat dengan Sekolah Terpadu Lansia) sebuah inovasi pelayanan kesehatan terpadu khusus lansia yang digagas oleh drg. Prasasti Bintarum dari Puskesmas Imogiri 1 Bantul. Berkat inovasi ini, drg. Prasasti berhasil meraih penghargaan sebagai Tenaga Medis Teladan Tingkat Nasional tahun 2024. Hingga saat ini, Sekolah Lansia GINASTEL telah berkembang pesat di 13 titik dengan jumlah peserta mencapai sekitar 850 siswa lansia.
Hadir memberikan sambutan, Lurah Imogiri, Bapak Budi Purwanto, SH menyampaikan dukungan penuh pemerintah kelurahan terhadap kegiatan ini. Ia berharap program ini dapat meningkatkan kemandirian dan kebahagiaan para orang tua di wilayahnya.
"Kami sangat mengapresiasi inovasi dari Puskesmas Imogiri ini. Kehadiran Sekolah Lansia di Dusun Paduresan adalah langkah nyata untuk memastikan warga senior kita tetap sehat dan berdaya di lingkungannya sendiri," ujar Bapak Budi Purwanto.
Senada dengan hal tersebut, Bapak Jono selaku Ketua Lansia Dusun Paduresan, menyambut gembira peresmian sekolah ini. Dalam wawancaranya, ia menekankan pentingnya wadah seperti GINASTEL bagi para lansia untuk bersosialisasi sekaligus mendapatkan pemeriksaan kesehatan rutin.
"Kami para lansia di Paduresan sangat bersemangat. Dengan adanya sekolah ini, kami tidak hanya diperiksa kesehatannya seperti tensi atau gula darah, tapi juga diberi pengetahuan bagaimana menjalani masa tua dengan bahagia dan produktif. Ini adalah bentuk perhatian yang luar biasa bagi kami," ungkap Bapak Jono.
Kegiatan GINASTEL di Pendopo Katmiyatan ini diharapkan menjadi model percontohan bagi dusun-dusun lain, di mana sinergi antara tenaga medis, pemerintah kelurahan, dan tokoh masyarakat dapat menciptakan lingkungan yang ramah lansia.
(Red / Erwin)