Berdayakan Warga Melalui Kemandirian Pangan, LKD Lestari Maju Karangtengah Gelar RAT ke-15 di GPC
BANTUL – Kalurahan Karangtengah, Kapanewon Imogiri, terus menunjukkan komitmennya dalam mengentaskan kemiskinan melalui program Desa Mandiri Pangan. Salah satu pilar utamanya adalah Lembaga Keuangan Desa (LKD) "Lestari Maju" yang baru saja menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-15 yang bertempat di Gandung Pardiman Center (GPC), Selasa (20/1).
Program yang diinisiasi oleh Dinas Pertanian Provinsi DIY ini telah berjalan di Karangtengah sejak tahun 2014. Bermula dari stimulan dana sebesar Rp151 juta, dana tersebut kini terus berkembang dan dikelola secara mandiri untuk membantu perekonomian warga, khususnya dalam menyediakan akses permodalan usaha.
Memutus Rantai Rentenir
Jazimah, anggota Tim Pangan Desa Karangtengah, menjelaskan bahwa tujuan utama program ini adalah untuk membebaskan warga dari jeratan rentenir.
"Dulu sebelum program ini masuk, masih banyak rentenir berkeliaran di sini. Harapan pemerintah dengan adanya dana ini, warga bisa punya modal untuk usaha tanpa harus pinjam ke rentenir yang mencekik," ujar Jazimah dalam sesi wawancara.
Ia menambahkan bahwa program ini terbukti efektif meningkatkan kesejahteraan masyarakat karena membantu warga miskin menjadi lebih mandiri secara ekonomi.
Partisipasi Aktif Masyarakat
Ketua LKD Lestari Maju, Jumani, mengungkapkan bahwa hingga saat ini jumlah anggota telah mencapai 149 orang yang tersebar di lima dusun. Adapun lima dusun tersebut meliputi:
Dusun Pucunggrowong
Dusun Karangtengah
Dusun Kemasan
Dusun Numpukan
Dusun Mojolegi
"Setiap tahun kita rutin melaksanakan RAT sejak tahun 2011. Untuk tahun buku 2025 ini, anggota yang hadir merupakan perwakilan dari kelompok-kelompok di setiap dusun guna menjaga tata kelola yang transparan," kata Jumani.
Dukungan Lintas Sektoral
Acara RAT tersebut turut dihadiri oleh berbagai pihak penting untuk memberikan pengarahan, di antaranya:
Ibu Sarjiyem dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bantul.
Ibu Rina dari Dinas Pertanian Provinsi DIY.
Mbak Galuh dari Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kapanewon Imogiri.
Lurah Karangtengah, Bapak Haryanto.
Selain unsur pemerintah, pengelolaan pangan di desa ini juga melibatkan berbagai tokoh masyarakat seperti Jazimah dari unsur PKK, perwakilan Afinitas (Subadi), hingga perwakilan keluarga miskin (Parjiyono).
(Red / Erwin)