. foto : istimewa
YOGYAKARTA | kompasX.com – Forum Yogya Damai membubarkan aksi pembekuan yang berlangsung di depan Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Selasa (24/2/2026). Forum tersebut merupakan wadah sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) dan lembaga swadaya masyarakat (LSM),Komunitas,Paguyuban, relawan di Yogyakarta.
Koordinator Lapangan (Korlap) Forum Yogya Damai, Hasanudin mengatakan pembubaran dilakukan untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan menjaga masyarakat di Yogyakarta.
“Kami tidak mengajarkan anarkis.,,Silakan menyampaikan pendapat, tetapi jangan sampai bertindak anarkis, apalagi di Yogyakarta,” ujar Hasan saat dikonfirmasi awak media.
Ia menegaskan, masyarakat Yogyakarta akan menolak segala bentuk tindakan anarkisme yang dapat merusak suasana nyaman daerah.
“Kami masyarakat Yogya akan melawan segala bentuk anarkisme. Yogya bukan tempat untuk berbuat onar. Mari bersama-sama menjaga Yogya agar tetap adem ayem dan nyaman,” tegasnya.
Aksi demonstrasi itu sendiri memicu dugaan adanya interpretasi yang melibatkan anggota Brimob Polda Maluku, Bripda Mesias Siahaya, terhadap seorang siswa Madrasah Tsanawiyah berinisial AT (14) di Kota Tual, Maluku. Peristiwa itu mengakibatkan korban meninggal dunia. Oknum anggota tersebut dilaporkan telah dijatuhi sanksi pemecatan dari institusi Polri.
"Jangan biarkan kebencian merusak harmoni di tanah Mataram. Polisi adalah bagian dari masyarakat—ayah, saudara, dan anak dari kita semua. Ajakan untuk melakukan kekerasan tidak hanya menyerang aparat, tetapi juga mengancam rasa aman setiap warga di jalanan," ujarnya.
Mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dan tidak menyebarkan konten yang mengandung ajakan kekerasan " ujar Hasanudin.
"Jangan beri ruang bagi mereka yang ingin membenturkan kita. Tetap tenang, tetap beraktivitas seperti biasa, dan jangan menyebarkan konten berisi ajakan kekerasan. Bersama kita kuat, bersama kita jaga Jogja tetap kondusif," katanya.
Forum Yogya Damai pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga Yogyakarta agar tetap aman, damai, dan nyaman bagi seluruh warga.
(Red / Handoko a.w)