Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Soroti Program Makan Bergizi Gratis, Sugiharto: Kualitas Makanan Harus Sejalan dengan Higienitas Sarana

Sabtu, Februari 14, 2026 | Februari 14, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-14T16:00:20Z
.                   foto : istimewa

YOGYAKARTA | kompasX.com– Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi pilar pemerintah saat ini mendapat perhatian khusus dari praktisi hospitality senior, Sugiharto (55). Menurutnya, fokus pemerintah yang saat ini sangat masif pada kualitas produksi makanan perlu diimbangi dengan standarisasi kebersihan sarana dan prasarana yang ketat.
Sugiharto melihat adanya kecenderungan di mana aspek penunjang, seperti kebersihan properti dan lingkungan tempat produksi (SPPG), seolah terabaikan dibandingkan narasi menu makanan.

.                   foto : istimewa

Usulkan Penempatan Tenaga Kebersihan Khusus di SPPG
Sebagai pakar yang telah malang melintang di dunia housekeeping hotel bintang lima dan puluhan rumah sakit, Sugiharto mengusulkan langkah konkret untuk menjaga standar kesehatan program MBG. Ia mendorong agar di setiap Satuan Pelayanan Pemakanan Gratis (SPPG) ditempatkan personel khusus kebersihan.
"Idealnya, di setiap SPPG ada penempatan khusus 2-3 personel yang betul-betul setiap harinya di-plot sebagai Tenaga Kebersihan," ujar Sugiharto.

.                   foto : istimewa

Menurutnya, jumlah personel ini memang harus mengikuti keputusan kantor pusat, namun eksekusinya memerlukan manajemen yang profesional.
Sistem Pembekalan hingga Quality Control
Sugiharto menekankan bahwa tenaga kebersihan tersebut tidak boleh bekerja secara asal-asalan. Ia menawarkan konsep manajemen kebersihan yang terstruktur, meliputi:
Tahapan Pembekalan & Trainee: Memberikan pemahaman standar kebersihan medis dan food-grade kepada personel.
Mekanisme Operasional: Penempatan jadwal kerja yang konsisten untuk memastikan seluruh properti di dalam SPPG tetap steril.
Quality Control (QC): Melakukan pengawasan ketat terhadap progres standar kebersihan secara berkala.
Mencegah Risiko Kontaminasi
Bagi Sugiharto, dapur umum atau tempat produksi makanan dalam skala besar memiliki risiko kontaminasi yang tinggi jika sarana dan prasarananya tidak dikelola oleh tenaga ahli.

.                foto : istimewa

 Dengan integrasi standar kebersihan yang setara dengan rumah sakit atau hotel, program MBG diharapkan tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga menjamin keamanan kesehatan bagi para penerima manfaat.
"Kita ingin memastikan bahwa dari hulu ke hilir, mulai dari tempatnya hingga makanannya, semuanya memenuhi standar kualitas yang diakui," pungkasnya.

(Red/Erwin)
×
Berita Terbaru Update