YOGYAKARTA | kompasX.com,,Di tengah dunia yang bergerak semakin cepat, di antara perubahan sosial, tekanan ekonomi, dan berbagai ketidakpastian yang hadir silih berganti, para perupa tetap memilih satu jalan yang sama: terus berkarya.
Berangkat dari ruang-ruang pertemuan sederhana, dari secangkir kopi, permainan gaple, remi, hingga obrolan santai yang dipenuhi tawa dan kegelisahan, lahirlah sebuah pameran yang tidak hanya menghadirkan karya seni, tetapi juga menghadirkan kisah tentang manusia yang bertahan melalui seni.
"Apa Ini Masih Ada?" adalah kalimat yang akrab kita temui di berbagai platform jual beli. Sebuah pertanyaan sederhana yang sesungguhnya menyimpan harapan besar: apakah sesuatu yang bernilai itu masih tersedia, masih bertahan, dan masih memiliki ruang untuk dimiliki.
Namun dalam pameran ini, pertanyaan tersebut melampaui persoalan jual beli karya semata.
Ia berubah menjadi refleksi yang lebih dalam.
Apakah harapan itu masih ada?
Apakah ruang pertemanan itu masih ada?
Apakah semangat berkesenian itu masih ada?
Apakah keyakinan untuk terus berkarya di tengah perubahan zaman itu masih ada?
Jawabannya hadir melalui puluhan karya yang dipersembahkan oleh para perupa yang terus menjaga api kreativitasnya.
Pameran ini menjadi ruang bersama yang mempertemukan seni dengan kehidupan sehari-hari. Sebuah pengingat bahwa para seniman tidak pernah hidup di ruang yang terpisah dari realitas sosial. Mereka juga menghadapi dinamika ekonomi, perubahan kebijakan, dan tantangan kehidupan yang sama seperti masyarakat pada umumnya.
Namun, di tengah semua itu, mereka tetap melukis, tetap mencipta, dan tetap menjaga pertemuan-pertemuan yang melahirkan gagasan, solidaritas, dan harapan.
Pada akhirnya, pameran ini merupakan sebuah pernyataan yang sederhana namun kuat:
Ya, kami masih ada.
Masih berkarya.
Masih bermimpi.
Masih menjaga persahabatan.
Dan masih percaya bahwa seni akan selalu menemukan jalannya untuk bertemu dengan publik.
Informasi Pameran
Pameran Seni Rupa Bersama "Apa Ini Masih Ada?"
📍 Galeri Sanggarbambu
Donotirto RT.08, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul, Yogyakarta
🗓️ 23 Juni – 23 Agustus 2026
🎉 Pembukaan: Selasa, 23 Juni 2026 | 15.00 WIB
🎙️ Pembawa Acara: Karl Henk & Ian
🎵 Pengisi Acara: Jreng Klotek
Perupa
Ari Kurniawan • Yayas Syahdu • Agus Cikung Triono • Sindu Siwikan • N. Rinaldy • Deskhairi • Deden FG • Dadah Subagja • Hanif • D. Koestrita • Wisnu Aji Kumara • Andre Marsyandy • Vio Retno • Agil • Budi Eka Putra • Nurmilisani • Koni Herawati • M. Ali Muhtadi • Suci Umanah
Masyarakat umum, pegiat seni, mahasiswa, akademisi, peneliti, kolektor, dan seluruh pencinta seni rupa diundang untuk hadir dan menjadi bagian dari perjalanan yang membuktikan bahwa di tengah perubahan zaman, seni dan harapan masih tetap ada.
(Red / Johnson)
