Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Dukung Ekosistem Sinema Laga, Freedom Art Stunt Pelopori Screening Film Action Indie Pertama di Indonesia

Minggu, Juli 26, 2026 | Juli 26, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-26T15:35:13Z

.                           foto : istimewa
YOGYAKARTA| KompasX.com — Industri film laga independen tanah air menandai babak baru. Komunitas Freedom Art Stunt sukses menggelar Screening Film Action Jogjakarta di Ubanggi Kopi dan Tumbuh, Yogyakarta, pada Rabu (24/07/2026). Acara ini digadang-gadang menjadi salah satu pelopor wadah apresiasi khusus bagi sineas dan stunt performer film action indie di Indonesia.

                           Foto : istimewa
Jika festival film umumnya mencampur berbagai genre, ajang ini secara khusus menyoroti geliat film laga independen. Tak sekadar pemutaran karya, acara ini dirancang sebagai ruang kolaborasi, edukasi, dan jejaring bagi para koreografer laga, stuntman, hingga pembuat film.

Ragam Karya dan Edukasi di Balik Layar

Enam judul film pendek action karya sineas lokal sukses memukau para penonton yang hadir, antara lain:  

Mission-X

Hajar

Bebaskanlah Kami dari yang Jahat

Pralaya 

Sekawan vs Setan

Rumble

                           Foto : istimewa

Selain menikmati aksi di layar, para pengunjung diajak mengintip dapur produksi film action. Diskusi interaktif membedah proses perancangan koreografi adegan laga, eksekusi teknik stunt, hingga edukasi krusial mengenai standar keselamatan (safety procedure) selama syuting.

Yogyakarta Sebagai Titik Pergerakan

Faqi Huda, penggagas Freedom Art Stunt, mengungkapkan bahwa keberadaan ruang apresiasi khusus film action indie di Indonesia masih sangat minim. Hal itulah yang mendorong lahirnya inisiatif ini.

                             Foto : istimewa

"Kami ingin membangun wadah bagi para sineas, stunt performer, dan komunitas film untuk saling bertemu, belajar, serta berkolaborasi. Harapannya, kegiatan ini dapat menjadi awal lahirnya ekosistem film action independen yang semakin berkembang di Indonesia, dengan Yogyakarta sebagai salah satu titik pergerakannya," ungkap Faqi Huda.

                           Foto : istimewa

Antusiasme peserta terlihat amat tinggi sepanjang sesi tanya jawab dan networking. Ke depannya, Freedom Art Stunt berharap acara pemutaran film ini dapat menjadi agenda rutin yang mampu memperkuat jejaring industri kreatif sekaligus melahirkan karya-karya film laga lokal yang makin berkualitas.

(Erwin )

×
Berita Terbaru Update