GUNUNGKIDUL|kompasX.com,,— Masyarakat Kalurahan Kepek, Kapanewon Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, bersiap menyambut rangkaian acara syukuran penyerahan Lapangan Persatuan Kepek Raya yang telah selesai dibangun dan direnovasi oleh Bapak Agus Suroyudho untuk selanjutnya diserahkan kepada Pemerintah Kalurahan Kepek.
Penyerahan lapangan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kebersamaan warga sekaligus menghadirkan ruang publik yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan olahraga, sosial, budaya, dan berbagai aktivitas kemasyarakatan.
Rangkaian kegiatan akan dimeriahkan dengan senam sehat bersama pada Sabtu, 17 Oktober 2026, mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai, bertempat di Lapangan Persatuan Kepek Raya. Acara ini menghadirkan Zin Anjar dan Kak Rofik, serta bintang tamu Mbah Baut dan Mbak Niken Sarintem.
Panitia juga menyediakan kupon gratis untuk mendapatkan refreshment dan wedang bagi peserta. Selain itu, beragam hadiah menarik telah disiapkan melalui undian doorprize, antara lain sepeda listrik, kompor gas, kipas angin, setrika, dispenser, dan blender.
Foto : istimewaLestarikan Budaya Lewat Pagelaran Wayang Kulit
Tidak hanya menghadirkan kegiatan olahraga, rangkaian syukuran juga akan dimeriahkan dengan pagelaran wayang kulit pada Kamis, 15 Oktober 2026, pukul 20.00 WIB hingga selesai, di Lapangan Persatuan Kepek Raya, Kepek, Wonosari, Gunungkidul.
Pagelaran tersebut menghadirkan dalang Ki Yusuf Anshor dengan lakon Semar Bangun Khayangan. Acara turut dimeriahkan oleh bintang tamu Apri dan Mimin, serta bintang tamu campursari Niken Sarintem dan Mbah Baut.
Perpaduan kegiatan olahraga dan seni tradisional ini menjadi wujud upaya menghadirkan ruang kebersamaan yang tidak hanya menyehatkan masyarakat, tetapi juga menjaga kelestarian budaya Jawa di tengah kehidupan modern.
Lapangan untuk Kebersamaan dan Kemajuan Warga
Selesainya pembangunan dan renovasi Lapangan Persatuan Kepek Raya diharapkan menjadi awal pemanfaatan fasilitas publik yang lebih optimal bagi masyarakat. Penyerahan kepada Pemerintah Kalurahan Kepek juga menjadi langkah penting agar pengelolaan dan pemanfaatannya dapat mendukung kepentingan warga secara berkelanjutan.
Melalui rangkaian kegiatan ini, masyarakat diajak untuk bersama-sama merawat fasilitas umum, mempererat persaudaraan, serta menghidupkan semangat gotong royong dan kecintaan terhadap budaya lokal.
Lapangan Persatuan Kepek Raya bukan sekadar ruang terbuka, melainkan ruang pertemuan warga, ruang olahraga, dan panggung kebudayaan yang diharapkan terus memberi manfaat bagi masyarakat Kepek dan sekitarnya.
(Johnson)

