BANTUL | kompasX.com – Semangat kebersamaan menyelimuti SDN Segoroyoso, Pleret, Bantul, dalam perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-19 sekolah tersebut. Mengusung tema "Pelestarian Budaya dan Penguatan Silaturahmi", acara ini menjadi momentum penting bagi sekolah yang memiliki sejarah panjang pascagempa Jogja.
Napak Tilas dan Perkembangan Rombel:
Kepala Sekolah SDN Segoroyoso, Ibu Zuniwati, yang mulai memimpin sejak awal tahun 2024, menjelaskan bahwa sekolah ini merupakan hasil regrouping dari tiga sekolah pascagempa. Meskipun sempat melewati masa-masa sulit dengan jumlah siswa yang fluktuatif, kini kepercayaan masyarakat kembali menguat.
"Sebelum tahun 2024 kami masih memiliki tujuh rombongan belajar (rombel). Sempat mengalami masa hanya satu rombel selama beberapa tahun, namun alhamdulillah, saat ini kami sudah mulai kembali ke dua rombel dengan total sembilan rombel secara keseluruhan," ungkap Ibu Zuniwati.
Kemeriahan Jalan Sehat dan Pentas Budaya Kreasi Murid.
Perayaan tahun ini diawali dengan agenda Jalan Sehat yang diikuti oleh seluruh warga sekolah wali murid, komite sekolah, dan tokoh masyarakat. Selain itu, panggung seni menampilkan berbagai bakat siswa, mulai dari:
Seni Tari dan Karawitan sebagai wujud pelestarian budaya.
Angklung dan pameran hasil karya lukis siswa.
Penampilan minat bakat dari berbagai ekstrakurikuler.
Sinergi Panitia Gabungan
Keberhasilan acara ini tidak lepas dari kolaborasi solid antara berbagai pihak. Kepanitiaan dibentuk secara inklusif yang terdiri dari:
Komite Sekolah , wali murid, dan tokoh masyarakat.
Wali Siswa yang berperan aktif dalam penggalangan donasi dan doorprize.
Bapak dan Ibu Guru SDN Segoroyoso.
"Keterlibatan wali murid dan tokoh masyarakat sangat luar biasa. Mereka bergerak secara swadaya mencari donatur dan menyiapkan doorprize. Ini adalah bukti nyata kembalinya kepercayaan publik terhadap SDN Segoroyoso," tambah Ibu Zuniwati.
Melalui peringatan HUT ke-19 ini, SDN Segoroyoso berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan menjaga hubungan harmonis dengan lingkungan sekitar demi mencetak generasi yang beriman, bertakwa, berbudaya, dan berprestasi.
(Red/Erwin)