. foto : istimewa
YOGYAKARTA | kompasX.com...,,,Kyai Ngatiman, seorang tokoh agama dan seniman yang sangat dihormati di Kalurahan Selopamioro, Pedukuhan Kajor Kulon, telah menjadi contoh inspiratif bagi masyarakat dengan dedikasi dan kontribusinya dalam melestarikan seni dan budaya lokal. Sebagai seorang kyai, beliau tidak hanya memimpin pengajian rutin di rumahnya, tetapi juga aktif dalam berbagai kegiatan seni budaya, seperti Hadroh dan Ketoprak.
Dedikasi Kyai Ngatiman dalam mengembangkan seni budaya tidak hanya berhenti di situ. Beliau juga menjadi penggerak utama dalam melestarikan tradisi dan nilai-nilai budaya di masyarakat. Melalui kegiatan seni dan pengajian, beliau berhasil membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya melestarikan warisan budaya.
Kyai Ngatiman juga dikenal memiliki dedikasi sosial yang tinggi. Beliau selalu siap membantu masyarakat yang membutuhkan, baik secara langsung maupun melalui kegiatan sosial yang diadakan di rumahnya. Kegiatan-kegiatan ini tidak hanya menjadi aragan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi wadah bagi generasi muda untuk belajar dan mengembangkan diri ¹.
Dengan kontribusi dan dedikasinya, Kyai Ngatiman telah menjadi contoh bagi masyarakat Kalurahan Selopamioro dan sekitarnya. Beliau membuktikan bahwa seni dan budaya dapat menjadi alat untuk memperkuat identitas masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup.
*Kegiatan Kyai Ngatiman:*
- *Pengajian Rutin*: Memimpin pengajian rutin di rumahnya
- *Hadroh*: Aktif dalam kegiatan Hadroh
- *Ketoprak*: Aktif dalam kegiatan Ketoprak
- *Penggerak Seni Budaya*: Melestarikan tradisi dan nilai-nilai budaya di masyarakat
Kyai Ngatiman, seorang kyai dan seniman yang luar biasa!
Astuti Handayani, A.P., S.Pd., M.Pd, sebagai pendamping disbud DIY kalurahan budaya Selopamioro yang sekarang sudah pindah tugas dikelurahan Warungboto masih selalu mendampingi dikajor kulon kalurahan Selopamioro dan selalu mendapatkan undangan pentas seni ataupun latihan tetap menjalin silaturahmi kerjasama dan hadir di acara pentas ketoprak Sanggar Dersonolo, Kajor Kulon, Kalurahan Selopamioro, menjadi saksi bisu peristiwa duka yang tidak terduga. Beliau mendapatkan undangan untuk mendampingi pentas ketoprak yang dipimpin oleh Ki Dalang Giyanto Monthok.
"Sebelum naik panggung, Kyai Ngatiman memberikan sambutan hangat kepada saya. Saya sangat senang karena beliau sangat ramah dan gembira dengan kehadiran saya di acara ini," ungkap Astuti Handayani, A.P., S.Pd., M.Pd.
Namun, kebahagiaan itu berubah menjadi duka yang mendalam ketika Kyai Ngatiman pingsan di atas panggung dan meninggal dunia di RS Nurhidayah. "Saya sangat kaget dan tidak percaya melihat peristiwa ini terjadi. Kyai Ngatiman adalah seniman dan kyai terbaik Selopamioro, Kajor Kulon. Beliau akan selalu diingat sebagai sosok yang berdedikasi dalam melestarikan seni dan budaya, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat," tambah Astuti Handayani, A.P., S.Pd., M.Pd.
Kematian Kyai Ngatiman meninggalkan kesedihan yang mendalam bagi masyarakat Kajor Kulon dan sekitarnya. Beliau akan selalu diingat sebagai sosok yang inspiratif dan berdedikasi dalam melestarikan seni dan budaya.
Lurah Selopamioro, Drs. Sugeng, dan Bapak Sukro, mantan Lurah Selopamioro, sangat berduka atas meninggalnya Kyai Ngatiman. "Kami kehilangan sosok yang sangat berharga di Selopamioro. Kyai Ngatiman adalah contoh bagi kami semua dalam melestarikan seni dan budaya, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat," kata Drs. Sugeng.
Bapak Sukro menambahkan, "Kyai Ngatiman adalah sosok yang sangat peduli dengan masyarakat. Beliau selalu siap membantu dan memberikan inspirasi bagi kami semua. Kami akan selalu mengingat jasa-jasanya dan meneruskan perjuangannya."
Kyai Ngatiman akan selalu diingat sebagai sosok yang berdedikasi dalam melestarikan seni dan budaya, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
(Red / Erwin)